Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kaka: Milan Akan Finis di Zona Eropa


Gelandang AC Milan, Ricardo Kaka.

MILAN, KOMPAS.com - Gelandang AC Milan Ricardo Kaka mengaku yakin, timnya bisa mengakhiri Serie-A musim ini di zona Liga Champions.

Kaka mengacu pada keberhasilan timnya meraih kemenangan 2-0 atas Sampdoria, pada laga Serie-A, di Luigi Ferraris, Minggu (23/2/2014). Ini adalah kemenangan kedua Milan dalam dua laga terakhir di Serie-A.

Dengan kemenangan itu, Milan duduk di peringkat kesembilan dengan nilai 35, atau kalah empat angka dari Hellas Verona di peringkat keenam (zona Liga Europa) dan 15 angka dari Napoli di peringkat ketiga.

Milan berpeluang memperlambat laju persaingan papan atas klasemen saat menghadapi penguasa klasemen sementara, Juventus, di San Siro, Minggu (2/3/2014).

"Aku yakin kami bisa masuk zona Eropa. Namun, kami fokus pada pertandingan terdekat. Segalanya berubah. Kami bermain dengan baik dan jika segalanya berjalan dengan baik di lapangan, kami akan mendapatkan hasilnya," ujar Kaka.

Mengenai peluangnya tampil di Piala Dunia 2014 Brasil, Kaka mengatakan, "Aku harus bermain dengan baik bersama Milan. Kemudian, pada 5 Mei, kita akan lihat apakah namaku ada dalam daftar tim nasional Brasil."

sumber : http://bola.kompas.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments

Diego Costa Bawa Atletico Taklukkan Milan 1-0

Striker Atletico Madrid, Diego da Silva Costa (kanan), melakukan tendangan salto ke gawang AC Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (19/2/2014). Costa mencetak gol tunggal Atletico yang menang 1-0.

MILAN, KOMPAS.com - Atletico Madrid membawa pulang poin penuh saat melawat ke San Siro untuk menghadapi AC Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (19/2/2014) waktu setempat atau Kamis (20/2) dini hari WIB. Gol Diego Costa membuat Atletico menang 1-0 atas Rossoneri.

Menang satu gol dan tanpa kebobolan di kandang lawan, membuat peluang Atletico untuk melangkah ke perempat final kian besar. Pasalnya, giliran mereka yang akan menjamu Milan di Vicente Calderon dalam leg kedua yang berlangsung pada 11 Maret mendatang.

Milan mendapatkan banyak tekanan sejak peluit kick-off berbunyi. Meski demikian, barisan belakang Rossoneri bisa mengantisipasi setiap serangan tim tamu, sehingga tak ada peluang berbahaya yang mengancam gawang Cristian Abbiati.

Justru tuan rumah yang memperoleh peluang sangat bagus pada menit ke-15 lewat Kaka. Playmaker asal Brasil ini menerima umpan diagonal Adel Taarabt dan melepaskan tendangan keras. Tetapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang karena bisa menepis si kulit bundar.

Milan kembali memberikan ancaman pada menit ke-31. Mario Balotelli yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, memberikan umpan tarik dengan tumitnya kepada Kaka. Mantan gelandang Real Madrid ini melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih tipis di atas mistar gawang, sehingga selamatlah Atletico dari kebobolan.

Hingga babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta. Secara keseluruhan, permainan kedua tim berimbang meski Milan yang lebih banyak mendapatkan peluang bagus.

Di babak kedua, Milan mendapatkan peluang pada menit ke-58 melalui Kaka. Sayang, tendangan pemain Brasil ini dari dalam kotak penalti tak menemui sasaran, karena melenceng tipis di sisi kanan gawang Atletico.

Justru Atletico yang bisa mencetak gol pada menit ke-83 melalui sundulan striker andalannya, Diego Costa. Striker internasional Spanyol ini memanfaatkan kesalahan bek Milan, Ignazio Abate, yang justru memberikan umpan kepada Costa di tiang jauh ketika dia bermaksud membuang bola dengan sundulannya saat terjadi tendangan pojok. Costa pun menyundul si kulit bundar yang bersarang di sisi kanan gawang. Skor 1-0 bertahan sampai laga usai.

Berdasarkan statistik UEFA, Milan unggul ball possession di mana perbandingannya adalah 53 dan 47. Tetapi serangan berbahaya ke gawang lawan menjadi milik Atletico yang melakukannya sebanyak 31 kali, sedangkan Milan 24 kali.

- Susunan pemain

AC Milan (4-2-3-1): Christian Abbiati; Mattia De Sciglio (Ignazio Abate 26'), Daniele Bonera, Adil Rami, Urby Emanuelson; Michael Essien, Nigel de Jong; Andrea Poli (Kevin Constant 85'), Adel Taarabt, Kaka; Mario Balotelli (Giampaolo Pazzini 78')
Pelatih: Clarence Seedorf

Atletico Madrid (4-4-2): Thibaut Courtois; Diego Godin, Juanfran, Emiliano Insua, Miranda; Mario Suarez, Koke, Arda Turan (Cristian Rodríguez 74'), Gabi Fernández; Raul Garcia (Adrián 80'), Diego Costa
Pelatih: Diego Simeone

sumber : http://bola.kompas.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments

Neymar: Oscar Bakal Lampaui CR7

 
Gelandang Chelsea, Oscar, merayakan gol keduanya (dari dua), ke gawang Juventus, pada pertandingan fase grup Liga Champions, di Stamford Bridge, Rabu (19/9/2012).
SANTOS, KOMPAS.com — Bintang Santos, Neymar, mengaku yakin, gelandang Chelsea, Oscar, memiliki talenta yang membuatnya bakal menjadi pemain terbaik di Premier League, mengalahkan gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ketika masih membela Manchester United.

"Premier League memiliki banyak pemain berkualitas, tetapi tak satu pun mencapai level Ronaldo. Anda lihat La Liga dan mereka memiliki Lionel Messi, Ronaldo, Falcao, Andres Iniesta, dan banyak lagi," ujar Neymar.

"Ia temanku, tetapi aku tak bicara sebagai teman ketika aku mengatakan Oscar bisa menjadi pemain yang lebih baik dari Ronaldo di Premier League."

"Kemampuan tekniknya sebagus pemain mana pun di dunia, dan ia bisa menciptakan sejumlah gol luar biasa."

"Ia seperti Ronaldinho dan Rivaldo, seorang penyihir dalam sepak bola. Sekalipun ia memulai kariernya di Chelsea dengan bagus, Anda belum melihat kemampuan yang sebenarnya."

"Permainannya sempurna dan ia memiliki segalanya untuk menjadi pemain terbaik di dunia dalam dua tahun mendatang," tuturnya. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
6Comments

Ibra Bisa Bermain Bersama Ronaldo


Bomber Real Madrid dari Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan golnya ke gawang Real Mallorca dalam laga Liga BBVA di Stadion Iberostar, Minggu (28/10/2012).

PARIS, KOMPAS.com - Mino Raiola menekankan kliennya, Zlatan Ibrahimovic, tak punya masalah jika suatu saat nanti bermain bersama Cristiano Ronaldo dalam satu tim.

Bintang Real Madrid itu kembali dihubungkan bakal mendarat di markas Paris Saint Germain. Meski presiden klub, Nasser Al-Khelaifi berkeras belum ada kontak dengan Ronaldo, Raiola yakin kolaborasinya dengan Ibra akan menjadi momok paling mematikan bagi setiap lawan.

"Aku percaya Zlatan dan Cristiano dapat berprestasi besar di Paris," tandas Raiola yang dilansir koran Perancis, Le Parisien, Jumat (2/11/2012).

"Pemain besar tak bermasalah untuk berkolaborasi dengan pemain lain. Di Barcelona, Zlatan tak pernah bermasalah tampil bersama (Lionel) Messi, itu contohnya. (Pep) Guardiola adalah masalahnya di Barcelona," lanjutnya tanpa tedeng aling-aling.

Sebelumnya, beredar kabar PSG telah menyiapkan 100 juta euro (sekitar Rp 1,2 triliun) untuk meminang bintang Portugal berusia 28 tahun itu. Bahkan, kubu Parc des Princes diberitakan juga siap mendaratkan Jose Mourinho.

"Cristiano Ronaldo ke PSG ibarat baru sekadar hipotesis saat ini, tapi dalam pikiran saya, hal itu sudah luar biasa. Saya percaya kemungkinan itu realistis. Setahun lalu, hal itu tampak seperti sebuah kegilaan, tapi tidak untuk sekarang," papar Raiola.

Saat ini, Ronaldo telah mengepak 14 gol dalam 18 partai musim ini, sementara Ibra mengeslot 12 gol dalam 12 penampilan pada kompetisi sekarang. Bisa dibayangkan seberapa dahsyat kolaborasi kedua bomber kelas kakap itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
2Comments

"Sulit Tumbangkan Juventus"

NAPLES, KOMPAS.com — Direktur Olahraga Napoli, Riccardo Bigon, mengakui klubnya kesulitan menumbangkan Juventus dari puncak klasemen sementara Serie-A.

Pernyataan Bigon itu mengacu kepada laga antara Juventus versus Catania, Minggu (28/10/2012). Laga yang berakhir 1-0 untuk Juventus itu dipenuhi kontroversi karena wasit tidak mengesahkan gol Catania karya Gonzalo Bergessio di babak pertama, padahal terlihat murni tanpa pelanggaran.

Selain itu, kubu Catania juga memprotes wasit yang tidak mengangkat bendera saat striker Juventus, Nicklas Bendtner, dinilai dalam posisi offiside, yang kemudian berujung pada satu-satunya gol kemenangan "La Vecchia Signora" yang ditorehkan Arturo Vidal.

"Itu (menurunkan Juve dari puncak klasemen) akan sangat sulit jika Juventus terus menang meski tidak bermain bagus," ujar Bigon.

"Wasit menyatakan, setiap keluar dari area teknisnya, Anda akan mendapatkan kartu kuning. Namun, apa yang terjadi di Catania situasinya sangat berbeda," katanya lagi.

Terkait ambisi besar Napoli meraih scudetto musim ini, Bigon mengatakan yakin akan tetap bersemangat hingga akhir musim untuk merebut posisi pertama, kedua ataupun ketiga.

Juventus sendiri saat ini masih bercokol sebagai capolista Serie-A dengan 25 poin, unggul tiga angka dari Napoli yang masih harus puas berpredikat sebagai runner-up. Pada laga selanjutnya, Juve akan menghadapi Bologna, Rabu (31/10/2012).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
1Comments

MU, Bintang "Drama Stamford Bridge"


Jegalan bek Chelsea, Branislav Ivanovic (kanan) terhadap gelandang Manchester United, Ashley Young (tengah), berbuah kartu merah untuknya. Chelsea pun dipaksa menyerah 2-3 dari MU pada lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Minggu (28/10/2012)
LONDON, KOMPAS.com — Manchester United sukses membekap Chelsea 3-2 di Stamford Bridge, Minggu (28/10/2012). Pada laga tersebut, dua pemain Chelsea dikeluarkan dari lapangan akibat menerima kartu merah.

Hasil ini membawa MU menggeser Manchester City di peringkat kedua dan mendekati perolehan poin Chelsea. Dengan 21 poin, MU kini hanya berjarak satu angka dari "The Blues" yang masih berada di puncak klasemen Premier League. Ini juga menjadi kekalahan pertama Chelsea di Premier League pada musim ini.

"Setan Merah" langsung tampil menyerang sejak peluit babak pertama berbunyi. Tampil dengan dua sayap lincah, Antonio Valencia dan Ashley Young, membuat alur serangan MU lebih banyak bertumpu ke sisi lapangan.

Serangan sayap MU terbukti langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-4, Wayne Rooney yang berada di sisi kanan mengirimkan umpan mendatar kepada Robin van Persie. Striker asal Belanda itu langsung menghunjamkan tembakan keras kaki kanan yang ternyata masih mengenai tiang gawang Chelsea.

Malang bagi David Luiz, bola pantulan tendangan Van Persie malah mengenai dirinya dan malah masuk ke gawang sendiri. Petr Cech pun tak mengira karena proses gol itu terjadi begitu cepat.

Serangan balik rupanya menjadi senjata MU di Stamford Bridge. Memasuki menit ke-12, klub asuhan Sir Alex Ferguson itu kembali menggandakan skor berkat gol Van Persie. Kali ini, Van Persie sukses memanfaatkan umpan silang mendatar Valencia.

Tersentak dua gol cepat tim tamu, Chelsea mulai mencoba bermain tenang. Penguasaan bola pun dipegang penuh "The Blues" sepanjang babak pertama. Beberapa peluang pun diciptakan Chelsea, tetapi ada yang kandas berkat penampilan apik penjaga gawang MU, David de Gea.

Semenit jelang jeda, Chelsea akhirnya mampu memperkecil kedudukan. Tendangan bebas Juan Mata ke tiang jauh dengan sempurna mengoyak jala MU.

Mata pun hampir saja menyamakan skor beberapa saat kemudian. Namun, kesempatannya di depan gawang MU bisa dimentahkan De Gea. Babak pertama pun berkesudahan untuk keunggulan "Red Devils" 2-1.

Babak kedua dimulai delapan menit, Chelsea akhirnya benar-benar bisa menyamakan skor. Dari sebuah umpan tarik Oscar, Ramires memenangi duel udara menghadapi Tom Cleverley dan menceploskan bola ke gawang De Gea.

Akan tetapi, tensi pertandingan pun semakin memanas pada menit ke-63. Chelsea harus bermain dengan 10 pemain seusai Branislav Ivanovic diusir karena melanggar Young yang tinggal berhadapan dengan Cech.

Tak cukup kekurangan satu pemain, kubu Chelsea kembali menerima kerugian salah seorang pemainnya, Fernando Torres, didaulat kartu kuning kedua yang artinya harus meninggalkan lapangan pada menit ke-68.

Momen "The Blues" kehilangan dua pemain mampu dimanfaatkan dengan baik oleh MU. Pemain pengganti, Javier "Chicharito" Hernandez, berhasil membobol gawang Cech sekaligus membawa MU kembali unggul 3-2. Namun, gol Chicharito sedikit kontroversial karena berbau off-side.

Gol dari Chicharito rupanya menjadi gol terakhir yang tersaji di laga penuh drama itu. MU pun membawa pulang poin penuh pertamanya di Stamford Bridge sejak 10 tahun silam, khusus di ajang Premier League.

Susunan Pemain
Chelsea (4-2-3-1):
1-Petr Cech; 2-Branislav Ivanovic (kartu merah 63), 24-Gary Cahill, 4-David Luiz, 3-Ashley Cole; 12-John Obi Mikel, 7-Ramires; 11-Oscar (28-Cesar Azpilicueta 66), 10-Juan Mata (34-Ryan Bertrand 72), 17-Eden Hazard (23-Daniel Sturridge 82); 9-Fernando Torres (kartu merah 69)
Manajer: Roberto Di Matteo

MU (4-4-2): 1-David de Gea; 2-Rafael da Silva, 5-Rio Ferdinand, 6-Jonny Evans, 3-Patrice Evra; 7-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 23-Tom Cleverley (23-Javier Hernandez 65), 18-Ashley Young; 10-Wayne Rooney (11-Ryan Giggs 74), 20-Robin van Persie
Manajer: Sir Alex Ferguson

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments

El Shaarawy: Ini Ultah Terindahku


Penyerang AC Milan, Stephan El Shaarawy, menyapa pendukungnya di Stadion Giuseppe Meazza yang mengelu-elukannya. Ia mencetak gol yang memastikan kemenangan Milan atas Genoa, Sabtu atau Minggu (28/10/2012) dini hari WIB. Gol itu menjadi hiburan terindah karena hari itu bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-20.

MILAN, KOMPAS.com - Sabtu (27/10/2012), Stephan El Shaarawy memasuki lapangan dengan kepercayaan diri yang besar. Semangat dan tekad membara di dalam dadanya. Sebab, ia ingin merayakan ulang tahun dengan sesuatu yang istimewa, yakni membawa kemenangan buat AC Milan.

Ya, pada hari itu, ia ulang tahun untuk ke-20, bertepatan "I Rossoneri" menjamu Genoa. Ia tak ingin hari indahnya itu dirusak oleh kemenangan. Seri pun akan membuatnya sedih, mengingat Milan sedang terpuruk dan sebelum pertandingan itu posisi klubnya di urutan ke-16.

Namun, Milan sempat kesulitan membobol gawang Genoa. Berbagai usaha dilakukan, namun tak jua menghasilkan gol.

Tekad membara di dada El Shaarawy akhirnya menjadi pembeda. Awalnya umpan terobosan Ignazio Abate mengarah kepada Urby Emanuelson. Ia lolos dari jebakan offside dan langsung melakukan umpan silang kepada El Shaarawy. Dengan buas, El Shaarawy memotongnya dan gol.

Itu gol yang sangat berarti. Bukan hanya menjadi kado indah ulang tahunnya, tapi juga memberi kemenangan buat timnya.

"Ini ulang tahun terindahku selama hidup. Aku tergerak, karena ini ulang tahun terbaikku," kata El Shaarawy kepada Sky Sport Italia.

"Aku benar-benar senang dan bahagia, karena kemenangan dan gol itu. Apakah ini Milanku? Aku bahagia karena orang mengatakan hal itu. Aku hanya mencoba memberikan yang terbaik," terangnya.

Kemenangan itu membuat Milan melonjak jauh ke atas. Dari urutan ke-16, Milan kini sementara menduduki urutan ke-8.

"Klub selalu percaya kepada Pelatih Massimiliano) Allegri. Sekarang, kami harus terus seperti ini dan memikirkan pertandingan berikutnya. Gol ini benar-benar membantu menaikkan moral tim," ujarnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
0Comments